KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

CEO Huawei Mengatakan HarmonyOS Akan Saingi Apple iOS

CEO Huawei Mengatakan HarmonyOS Akan Saingi Apple iOS 1

CEO Huawei Mengatakan HarmonyOS Akan Saingi Apple iOS

Kliktekno – Pada beberapa waktu lalu, Huawei meresmikan sistem operasinya sendiri, yakni Hongmeng alias HarmonyOS yang telah didesain untuk Internet of Things (IoT).

Meskipun belum berencana untuk memboyong HarmonyOS ke perangkat smartphoe. Ren Zhengfei justru dengan percaya diri mengatakan bahwa OS tersebut akan mampu menyaingi sistem operasi lain dalam beberapa tahun ke depan.

Hal tersebut disampaikan melalui sebuah acara. dimana beliau mengatakan “Saya pikir itu (HarmonyOS menyaingi iOS) akan memakan waktu kurang dari dua hingga tiga tahun”.

Meskipun demikian, Zhengfei sepertinya tidak sepenuhnya percaya diri kepada HarmonyOS untuk dijalankan di ponsel Huawei.

CEO Huawei Mengatakan HarmonyOS Akan Saingi Apple iOS

CEO Huawei Mengatakan HarmonyOS Akan Saingi Apple iOS

Sebab sebenarnya ia masih berharap kepada pemerintah AS aar smartphone Huawei kembali diperbolehkan menggunakan sistem operasi Android milik Google.

Zhengfei mengatakan “Kami masih berharap untuk terus menggunakan sistem operasi Google (Android) dan kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Google. Kami masih perlu mengembangkan dalam hal perangkat luna. Kami agak lemah dalam hal arsitektur perangkat lunak besar”

HarmonyOS merupakan sebuah sistem operasi alternatif yang diluncurkan oleh Huawei setelah dimasukan ke dalam daftar hitam perdagangan bernama entity list oleh pemerintah AS.

Karena blacklist tersebut lah, perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat termasuk Google tidak boleh lagi menjual produk dan layanannya ke Huawei. Oleh karena itulah, pabrikan asal China itu pun terpaksa membuat OS sendiri sebagai penggantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *