KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Google Memblokir Developer Aplikasi Android Asal China

Google Memblokir Developer Aplikasi Android Asal China

Google Memblokir Developer Aplikasi Android Asal China

Kliktekno – Google dikabarkan akan memblokir developer aplikasi Android asal China. Kabarnya, Google akan melakukan pemblokiran karena aplikasi untuk memproduksi klik iklan pasti.
Berdasarkan surat kabar Antaranews Google dikabarkan bahwa Google melakukan pemblokiran pengembang China populer di Google Play Store dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed. Tak hanya itu para peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna.

Do Global yang sebagiannya dimiliki oleh Baidu, ditemukan telah memproduksi klik iklan palsi demi mendapatkan penghasilan. Dilandsir dari The Verge pada hari Sabtu, bahwa Google mengatakan bahwa pemblokirannya tersebut merupakan salah satu bagian dari tanggung jawabnya untuk melindungi para pengguna dan pengiklan. Google sendiri sudah berinvestasi dalam alat dan sumber daya untuk memerangi penipuan dan berbagai penyalahgunaan secara global.

Dalam sebuah pernyataan yang dinyatakan oleh pihak Google mengatakan bahwa “Kami secara aktif menyelidiki perilaku jahat, dan ketika kami menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk penghapusan kemampuan pengembang untuk memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Play,”

Setidaknya sudah ada enam aplikasi yang ditemukan oleh para peneliti berisi kode untuk mengklik iklan palsu yang berjalan di latar belakang. Do Global sendiri sebelumnya memiliki sekitar 100 apliaksi yang berada di bawah Play Store dimana diantaranya terdapat nama pengembang lain, seperti “Pic Tools Group”. Menurut Kabar Berita BuzzFeed melaporkan bahwa terdapat 46 aplikasi yang diantaranya sudah dihapus dari Play Store oleh Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *