KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Hati-Hati Dalam Membeli Smartphone Murah Karena Hacker

Hati-Hati Dalam Membeli Smartphone Murah Karena Hacker 1

Hati-Hati Dalam Membeli Smartphone Murah Karena Hacker

Kliktekno – Sebuah perusahaan riset keamanan baru-baru ini, yakni Kryptoware mengungkapkan mengenai penelitiannya. Smartphone Android murah ternyata dinilai sangat mudah untuk diretas bagi para hacker.

Seperti yang kita ketahui bersama jika pasar global saat ini memang dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari smartphone murah hingga smartphone premium yang dijual dengan harga belasan juta rupiah.

Seperti yang dilaporkan dalam laman Ubergizmo,bahwa smartphone murah memang memiliki masalah yang serius, yang salah satunya adalah masalah bug maupun kerentanan yang menjadikan ponsel ini makanan empuk bagi para hacker dalam melakukan aksinya.

Hati-Hati Dalam Membeli Smartphone Murah Karena Hacker

Hati-Hati Dalam Membeli Smartphone Murah Karena Hacker

Penyebab mudahnya hacker ini adalah kualitas dari smartphone murah itu memang tidak dirancang seperti pembuatan ponsel premium. Untuk itum agar tidak menjadi beban serta menyeimbangkan harga jualnya beberapa komponen pin tidak diikut sertakan dalam pembuatan smartphone murah.

Namun sayangnya dalam kesempatan ini, Kryptoware tidak menyebutkan secara jelas mengenai merek smartphone yang dimaksudkan.

Meskipun tidak menyebutkan brand secara spesifik namun Kryptoware mengatakan bahwa kerentanan ini ditemukan pada smartphone yang dikirimkan oleh 29 perusahaan. Disaat yang bersamaan, CEO Kryptoware mengatakan bahwa Google haris bertanggung jawab dalam tingkat tertentu untuk membuatnya lebih ketat dan teliti mengenai sejumlah aplikasiyang digunakan untuk smartphone Android.

Dikutip melalui laman Inet.Detik, Stavrou mengatakan “Google bisa meminta melalui kode analisis dan tanggungjawab vendor terhadap software yang mereka masukkan ke dalam ekosistem Android. Legislator dan pembuat kebijakan harus menuntut agar perusahaan bertanggung jawab karena membahayakan keamanan dan informasi pribadi penggunanya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *