KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kliktekno – Tampaknya banyak orang yang menyukai layanan WhatsApp dan Instagram, namun di sisi lain banyak yang membenci Facebook. Meskipun banyak yang tidak tahu kalau ada dua layanan tersebut adalah milik Facebook.

Tak heran bila raksasa media sosial tersebut ingin memperjelas statusnya sebagai pemilik dari dua layanan populer tersebut yakni dengan cara menorehkan namanya di dalam aplikasi.

Dilansir melalui The Information (2/8) bahwa Facebook ingin mem-branding ulang dua layanannya dengan mengukir namanya di kedua layanan media sosial miliknya tersebut. Dalam waktu dekat, pengguna Whatsapp akn melihat tulisan “WhatsApp From Facebook” dan “Instagram From Facebook” di masing-masing aplikasinya.

Dengan demikian, gerombolan pembenci Facebook akan mengetahui bahwa dua layanan yang mereka gemari terbut juga milik Facebook.

Selain membranding ulang, tidak diketahui apakah layanan ketiganya juga akan disamakan (selain Story). Contohnya fitur Boomerang yang mungkin akan muncuk di aplikasi WhatsApp dengan kredit “Boomerang From Instagram From Facebook”.

Tampaknya kini gerakan membenci WhatsApp sudah terlalu masifa dan dianggap dapat membahayakan pendapatan perushaan sehingga pihaknya perlu untuk mengambil langkah norak seperti di atas.

Kini yang menjadi pertanyaanm ketika pembenci Facebook yang baru mengetahui bawha WhatsApp dan Instagram merupakan bagian dari Facebook, maka apa yantg diharapkan dari “awareness” tersebut?

Jika Facebook berharap mereka akan berhenti untuk membenci dirinya, sepertinya Favebook sedang pura-pura tidak mengetahui alasan orang yang membencinya namunm kabarnya ada petunjuk bahwa “jual beli data”.

Jadi sebaiknya Facebook berfokus pada peningkatan keamana data pengguna daripada branding ulang layanan miliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *