KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Pemindai Sidik Jari Galaxy S10 Bisa Dikecoh

Pemindai Sidik Jari Galaxy S10 Bisa Dikecoh

Pemindai Sidik Jari Galaxy S10 Bisa Dikecoh

KlikTekno – Pemindai sidik jari yang terpasang di layar Samsung Galaxy S10 ternyata masih bisa dikecoh. Seorang pengguna memamerkan bagaimana ia mengecoh pemindai sidik jari ponsel itu menggunakan cetakan 3D dari sidik jarinya sendiri. Hal ini diungkap pengguna dengan nama akun darkshark di layanan media sosial Imgur.

Untuk membuat salinan itu, ia mengambil sidik jari dari gelas, mengolahnya gambar sidik jadi di Photoshop, dan membuat model 3D dari foto itu di 3ds Max.

Lantas model sidik jari 3D itu dicetak selama 13 menit diatas kaca plastik bening. Setelah salah lantaran lupa membalik (mirror) model sebelum dicetak pada percobaan pertama, ia berhasil menipu sensor itu dalam percobaan ketiga.

“Samsung menyebut pemindainya bisa membaca kapiler di bawah kulit dan denyut nadi sebagai perlindungan tambahan. Jelas ini tidak terjadi,” tulis darkshark dalam unggahannya.

Samsung tidak menggunakan sensor sidik jari kapasitif pada ponsel anyarnya ini. Alih-alih ia menggunakan sensor pemindai ultrasonik agar pemindaian sidik jari lebih sulit dikecoh. Namun, ternyata tetap tak terlalu sulit untuk bisa mengecoh pemindai itu.

“Saya bisa melakukan proses ini selama tiga menit dan mencetaknya dengan printer 3D jarak jauh,” tulis darkshark.

Selain itu, ia menambahkan bahwa jika ponsel seseorang dicuri, sidik jari mereka juga sudah ada diponsel tersebut dan bisa dengan mudah disalin.

Hal ini mesti membuat pengguna yang kerap menggunakan sensor sidik jari lebih waspada. Apalagi saat ini makin banyak aplikasi pembayaran dan perbankan yang menggunakan sensor sidik jari untuk mengidentifikasi penggunanya.

Meski demikian, Ian Thornton-Trump, Kepala Keamanan Siber dari AmTrust Europe menyebut pemindai sidik jari, wajah, dan pengenal suara ini tak perlu dihindari bagi orang-orang biasa. Sebab, menurutnya akan selalu ada celah dalam sebuhah sistem keamanan.

Bahkan darkshark menyebut bahwa sensor ultrasonik masih lebih sulit ditipu ketimbang pengenal sidik jari kapasitif atau optik. “Pemindai sidik jari optik bahkan bisa dikecoh hanya dengan memindai dan mencetak sidik jari di kertas,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *