KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Pengguna Xiaomi Mengeluh Tidak Bisa Bermain Pokemon Go

Pengguna Xiaomi Mengeluh Tidak Bisa Bermain Pokemon Go

Pengguna Xiaomi Mengeluh Tidak Bisa Bermain Pokemon Go

Kliktekno – Developer game mampu mendeteksi pemain yang melakukan curang saat bermain game miliknya dan mereka pun tentuya bisa memlakukan blokir atau pengurangan poin pada pemain. Begitu juga dengan pembuat game Niantic yang tampaknya Niantic tidak sengaja menyebabkan pemain yang tidak bersalah ikut terblokir.

Dilansir melalui laman Ubergizmo pada Sabtu (28/9/2019) bahwa beberapa pengguna Xiaomi mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa memainkan game Pokemon Go di ponselnya. Mereka mendapatkan pemberitahuan bahwa akun mereka idtangguhkan karena melanggar ketentuan layanan permainan.

Pihak Niantic sebagai developer game ini menegaskan bahwa mereka telah mendeteksi bahwa pengguna ini menjalankan perangkat lunak yang dimodifikasi atau perangkat lunak yang tidak sah. Hal ini tentunya menyebabkan beberapa pengguna Xiaomi memprotes larangan tersebut karena mereka mengaku tidak bersalah.

Salah satu pengguna Xioami yang juga bermain Pokemon Go mengatakan “Saya mendapat dua kali pemblokiran pada September ini dimana satu tanpa alasan tertentu. Saya tidak bisa memikirkan penjelasan selain masalah teknis dengan bermain Pokemon Go di ponsel Xiaomi Redmi 5”

Beberapa spekulasi pun bermuncuan bahwa adanya kemungkinan aplikasi yang diinstal pada Xiaomi yang salah diidentifikasi sebagai perangkat lunak yang tidak sah. Salah satu pengguna juga menyarankan bahwa hal ini bisa menjadi aplikasi Appbooster di MIUI10. Namun sayangnya hingga kini, pihak Niantic belum menanggapi klaim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *