KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Permerintah Korea Diminta Tidak Memberikan Subsidi Mobil Listrik China

Permerintah Korea Diminta Tidak Memberikan Subsidi Mobil Listrik China

Permerintah Korea Diminta Tidak Memberikan Subsidi Mobil Listrik China

Kliktekno – Kelompok produsen otomotif di Korea Selatan, yakni Hyundai dan Kia meminta pemerintah menghentikan program subsidi penjualan mobil listrik asal China. Penghentian subsidi initentunya dapat membuka peluang bagi industri otomotif lokal.

Kelompok produsen itu menilai subsidi yang diberikan oleh pemerintah dapat mengancam industri lokal.

Dilansir melalui Reuters, Ketua Asosiasi Produsen Otomotif Korea Selatan, Jeong Marn-ki mengatakan “Para pembuat mobil China, yang mengalami kesulitan di dalam negeri, diperkirakan akan mengalihkan tujuan mereka ke pasar Korea yang berdekatan”

Pemerintah Korea Selatan memberikan subsidi untuk mobil listrik buatan negaranya sejak 2012. Korsel merupakan salah satu negara yang menawarkan subsidi tertinggi bagi mobil ramah lingkungannya.

Permerintah Korea Diminta Tidak Memberikan Subsidi Mobil Listrik China

Dikuntip dari Antara, menurut data industri merek mobil China BYD mendapatkan subsidi hampir 40 persen dari US$16,5juta dalam program subsidi.

Ketika mobil listrik China mendapatkan susidi di Korea Selatan namun mobil listrik asal Korea Selatan judtru dianggap memenuhi syarat di China.

Jeong mengatakan “China telah menciptakan lapangan permainan yang tidak merata untuk merek asing. Hubungan internasional harus didasarkan pada prinsip timbal balik. Jika Beijing menggunakan pisau, kita juga harus menggunakan pisau”

Jeong berharap agar Amerika Serikat membebaskan Korea Selatan dari potensi tarif kendaraan impor. Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikan tarif 25 persen bagi kendaraan impor beserta suku cadangnya.

Menurut kata Jeong “Saya optimistis tentang keputusan itu. Tetapi siapa yang tahu? Trump tidak dapat diprediksi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *