KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Setelah Heboh Bumi Datar, Muncul Teori Bumi Donat

Setelah Heboh Bumi Datar, Muncul Teori Bumi Donat

Setelah Heboh Bumi Datar, Muncul Teori Bumi Donat

KlikTekno – Ketika duduk di bangku sekolah dasar, kita diajarkan apabila bumi memiliki bentuk bulat pepat. Akan tetapi, belakangan ini berkembang beragam teori mengenai bentuk bumi.

Salah satunya yaitu teori bumi datar. Banyak orang yang meyakini jika buni sebenarnya tidak berbentuk bulan, namun datar.

Akan tetapi jika memang bumi berbentuk datar kenapa tidak seorang pun bisa menemukan ujungnya? Selain itu, foto-foto bumi yang diambil dari ruang angkasa memperlihatkan jika bumi berbentuk bulat.

Saat ini kembali muncul teori baru dari penganut bumi datar. Mereka mempercayai jika bumi sebenarnya berbentuk donat. Teori itu diajukan dalam sebuah forum diskusi Flat Earth Society oleh anggota perintisnya, Varaug.

Dilaporkan oleh ladbible.com, Varaug menyatakan jika sebenarnya bentuk bumi adalah donat. Akan tetapi manusia tidak dapat membuktikannya karena cahaya yang melengkung.

“Saya memiliki teori jika bumi sebenarnya berbentuk torus (bentuk donat). Akan tetapi, cahaya melengkung sehingga kita tidak dapat membuktikannya,” ucapnya seperti dikutip dari grid.id, pada Kamis (8/11/2018).

Menurut Varaug, ketika mencapai atmosfer cahaya berkurang karena direfleksikan. Kemudian, ketika mengenai sudut atmosfer yang lain cahaya pun akan melengkung. Itulah penyebab lubang donat tidak pernah ditemukan.

Kemudian, ketika ditanya mengenai proses terjadinya siang dan malam hari, Varaug pun menjawabnya dengan sebuah eksperimen sederhana. Dia meminta kita meletakan sebuah obor horizontal di atas meja dan menyalakannya.

Lalu, donat pun diletakkan pada sisi obor dengan lubang donat tegak lurus dengan obor. Sisi yang diterangi obor adalah siang hari. Lebih dari 24 jam, donat akan melakukan satu revolusi lengkap.

Menurutnya, jika donat berputar setengah jalan maka telah berlangsung selama 12 jam. Sementara itu cara kerja gravitasi bumi donat mengadopsi cara berlaku dari bumi bulat.

Bagaimana menurut Anda teori berbentuk donat ini? Menurut Anda, bumi memiliki bentuk bulat, atau berbentuk donat dengan lubang pada bagian tengahnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *