KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Tag Archives: whatsapp

WhatsApp Business Hadirkan Fitur Katalog Untuk Memasarkan Produk

WhatsApp Business Hadirkan Fitur Katalog Untuk Memasarkan Produk

WhatsApp Business Hadirkan Fitur Katalog Untuk Memasarkan Produk

Kliktekno – WhatsApp Business kini menampilkan fitur baru katalog yang memungkinkan para pebisnis untuk memamerkan produk mereka ke pelanggan potensial. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan para pebisnis untuk menjual dan memasarkan produk mereka.

Dilansir melalui laman Techcruncher, katalog ini berfungsi secara efektif sebagai etalase seluler di WhatsApp. Menariknya lagi, fitur ini hadir sehingga pengguna tidak perlu repot lagi beralih ke halaman web.

WhatsApp Business Hadirkan Fitur Katalog Untuk Memasarkan Produk 1

WhatsApp Business Hadirkan Fitur Katalog Untuk Memasarkan Produk

Dengan adanya fitur ini, pemiik bisnis cukup mengunjungi Katalog baru pada pengaturan aplikasis mereka dan mengunggah foto yang mereka jual dan mengisi detailnya. Secara opsional, pengguna juga dapat menyertakan kode produk.

Katalog ini kemudian dapat dikirim ke pelanggan melalui pesan obrolan WhatsApp. Misalnya jika pelanggan bertanya mengenai barang tertentu atau untuk rekomendasi, pemilik bisnis dapat mengetuk untuk mengirim barang tertentu dari katalog mereka yang mencakup semua informasi yang ingin diketahui oleh pelanggan.

Variasi Dark Mode Dikembangkan Untuk WhatsApp Di iOS

Variasi Dark Mode Dikembangkan Untuk WhatsApp Di iOS

Variasi Dark Mode Dikembangkan Untuk WhatsApp Di iOS

Kliktekno – Dark theme atau dark mode menjadi tren di Android dan iOS. Android 10 dan iOS 13 ini menyertakan setting dark mode pada sistem mereka. Selain itu, bnayak aplikasi yang mulai menyediakan mode ini. Ada beberapa alasan mengapa mode ini kini menjadi populer. Misalnya di saat gelap, latar belakang putih (dengan teks hitam) yang umum digunakan bisa membuat mata penggunanya menjadi gampang lelah. Selain itu, mode putih ini juga mengganggu orang yang berada dalam ruangan gelap itu. Sedangkan dark theme menyediakan latar belakang hitam atau abu-abu dengan teks putih. Tema ini sangatlah cocok untuk digunakan pada malam hari atau dalam ruangan gelap.

Selain karena nyaman di mata, ada alasan lain mengapa orang menyukai tema ini. Untuk smartphone dengan layar AMOLED, dark mode bisa menghemat daya baterai. Hal ini karena layar AMOLED menciptakan warna hitam dengan mematikan piksel di wilayah layar. Bagian layar yang pikselnya mati tidak perlu menggunakan energi baterai namun manfaat ini baru terasa untuk dark theme dengan latar belakang hitam bukan abu-abu gelap.

Pada bulan Maret 2019, WhatsApp untuk Android versi beta menerima fitur dark mode namun mode itu hanya tersedia pada halaman settings. Latar belakang dark mode itu adalah abu-abu, sehingga baterai smartphone tidak memperoleh manfaat.

Hingga saat ini, pengguna WhatsApp di Android versi stabil masih belum menerima mode ini sedangkan pengguna WhatsApp di iOS telah memperoleh dua mode gelap.

Saat iOS 13 merilis tema gelap untuk sistem, para pengembang WhatsApp muncul dengan tema gelap versi baru sehingga mereka mengembangkan dua konfigurasi yang berbeda. Dimana satau mode menggunakan latar belakang hitam gelap sedangkan mode kedua menggunakan latar belakang abu-abu cerah. Mode pertama inilah yang mampu mengemat daya tahan baterai.

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Untuk Sembunyikan Notifikasi Di iOS

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Untuk Sembunyikan Notifikasi Di iOS 1

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Untuk Sembunyikan Notifikasi Di iOS

Kliktekno – Kabar gembira bagi pengguna WhatsApp versi iOS, dimana akhirnya WhatsApp memberikan pembaruan yang sudah lama ditunggu.

Dilansir melalui laman Independent, Kamis (31/10) pembaruan WhatsApp tersebut memungkinkan pengguna untuk mematikan notifikasi pesan tertentu. Sebelumnya notifikasi tetap muncul pada ikon aplikasi bahkan ketika pengguna telah menonaktifkan grup dan obrolan.

WhatsApp kini menghadirkan pembaruan pada WhatsApp versi 2.19.110.

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Untuk Sembunyikan Notifikasi Di iOS

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Untuk Sembunyikan Notifikasi Di iOS

Pihak WhatsApp mengatakan “Obrolan yang dinonaktifkan tidak akan lagi menampilkan lencana pemberitahuan pada ikon aplikasi saat Anda menerima pesan baru”

Sementara itu, untuk versi Android sudah hadir dalam tab “show notofication” yang mencegah WhatsApp untuk memberi tahu pengguna ketika muncul dalam obrolan yang dimatikan.

Awal bulan ini, situs WABetaInfo juga mengungkapkan WhatsApp tengah menguji fitur-fitur lainnya, termasuk diantaranya fitur self destruction. Fitur self destruction ini mampu membuat pesan WhatsApp terhapus secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan.

WhatsApp Hilang Di Toko Aplikasi PlayStore Android

WhatsApp Hilang Di Toko Aplikasi PlayStore Android

WhatsApp Hilang Di Toko Aplikasi PlayStore Android

Kliktekno – WhatsApp kabarnya menghilang di toko aplikasi di Android Google Play Store. Setelag ditelusuri, diketahui bahwa pengguna hanya akan melihat WhatsApp Business di layanan toko aplikasi besutan Google.

Jika pengguna menelusurinya melalui tautan Play Store di desktop melalui tautan https://play.google.com/store/apps/details?id=com.whatsapp aplikasi ini tetap tersedia. Hal ini juga dicuitkan melalui akun twitter @WABetaInfo.

Melalui @WABetaInfo dituliskan “WhatsApp untuk Android menghilang dari Play Store! Coba cari dan Anda akan lihat bahwa aplikasi ini menghilang”.

Hal ini pertama kalu juga dicuitkan melalui akun @Nxxtxlxs kepada @WABetaInfo. WABetaInfo sendiri dikenal sebagai akun yang kerap memberikan bocoran mengenai fitur terbaru aplikasi WhatsApp.

Meskipun demikian, melalui pantauan CNNIndonesia.com menghilangnya aplikasi WhatsApp ini tidak akan berdampak terhadap performa aplikasi tersebut namun hingga kini pihak WhatsApp sendiri belum memberikan keteragan lebih lanjut terkait hal ini.

Saat ini WhatsApp telah memiliki 1.5 miliar pengguna aktif di 180 negara di dunnia dengan 450 juta pengguna aktif pada kuartal dua tahun 2018.

Fitur WhatsApp Menghapus Pesan Memasuki Masa Ujicoba

Fitur WhatsApp Menghapus Pesan Dengan Waktu Memasuki Masa Ujicoba

Fitur WhatsApp Menghapus Pesan Memasuki Masa Ujicoba

Kliktekno – Aplikasi pesan berbasis internet yakni WhatsApp terus memperbarui kemampuan layanannya. Kali ini, perusahaan aplikasi pesan singkat yang telah menhadi bagian dari Facebook ini menghadirkan fitur terbaru bagi penggunanya untuk menghapus secara otomatis pesan yang terkirim dalam interval waktu tertentu dalam obrolan.

Dikutip melalui laman GSM Arena, melihat fitur terbarunya yang terungkap melalui WABetainfo dalam aplikasi WhatsApp seri 2.19.275 untuk aplikasi beta di Android ini akan menghadirkan fitur baru dalam pengaturan obrolan grup. Dimana melalui fitur ini, pengguna bisa mengirim pesan sekaligus menghapusnya secara otomatis dalam kurun waktu lima detik atau satu jam.

Dalam laman tersebut juga disebutkan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga belum bisa dipastikan kehadirannya. Dalam tahap ini, pengembang mengutarakan bahwa mereka masih mencari kegagalan yang muncul sebelum versi ini resmi diluncurkan oleh perusahaan. Namun bagi pengguna yang penasaran dan ingin mencoba fitur ini, bisa langsung mencoba mendaftarkan diri langsung dengan mengakses WABetainfp dan mendaftarkan email Anda untuk mencobanya.

Hingga saat ini, WhatsApp telah menjadi aplikasi pesan singkat bagi jutaan masyarakat di Indonesia yang dapat diandalkan untuk berkomunikasi dan terhubung dengan keluarga, teman bahkan hingga rekan kerja. Selain menawarkan kemudahan, WhatsApp juga menjadi aplikasi pesan singkat yang mengutamakan privasi dan keamanan dalam seluruh fiturnya sehingga semua percakapan yang dilakukan para penggunanya akan terjaga kerahasiaannya.

Aktifkan Fitur Ini Agar WhatsApp Anda Aman Dari Pembajakan

Aktifkan Fitur Ini Agar WhatsApp Anda Aman Dari Pembajakan 1

Aktifkan Fitur Ini Agar WhatsApp Anda Aman Dari Pembajakan

Kliktekno – Baru-baru ini kasus pembajakan akun WhatsApp kembali terjadi lagi, dimana korbannya kali ini adalah seorang mahasiswa yang mengaku bahwa akun WhatsApp miliknya kini sudah tidak bisa lagi diakses oleh dirinya.

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jabar mendapati laporan dimana akun WhatsApp orang tersebut telah dibajak dan menyebarkan konten jihad untuk KPK. Aplikasi WhatsApp ini merupakan milik seseorang yang bernama Muhammad Luthfi Indrawan yang menjadi korban pembajakan.

Hacker tersebut mengatasnamakan korban dalam menyebarkan pesan WhatsApp yang isinya berupa ajakan jihad sebab KPK. Mengenai hal tersebut, juru bicara Facebook Indonesia menjelaskan jika akun WhatsApp ini bisa dibajak karena adanya sejumlah fitur keamanan didalam aplikasi tersebut yang tidak diaktifkan oleh pengguna.

Aktifkan Fitur Ini Agar WhatsApp Anda Aman Dari Pembajakan

Aktifkan Fitur Ini Agar WhatsApp Anda Aman Dari Pembajakan

Dikutip melalui laman Tempo, Juru bicara Facebook Indonesia mengatakan “Kemungkinan terbesar adalah peretas daftar aplikasi WhatsApp pakai nomornya pengguna. Dan karena fitur two factor authentication-nya tidak diaktifkan, jadi tidak ada proses verifikasinya”

Sebenarnya untuk mengaktifkan fitur keamanan di WhatsApp ini sangatlah gampang, namun banyak orang yang malas untuk melakukannya sehingga akun mereka pun masih rentan untuk dibobol oleh hacker.

Untuk mengaktifkannya, silahkan buka menu aplikasi WhatsApp lalu pilih ikon tiga titik di kanan atas layar. Setelah itu pilih menu pengaturan . Lalu pilih menu Akun, nantinya didalam menu tersebut akan banyak sekali pilihan dalam pengamanan akun.

Pilih menu verifikasi dua langkah jika kalian ingin mengaktifkannya dan selanjutnya silahkan masukan PIN atau Password untuk mengamankan akun WhatsApp Anda.

Dengan begini jika ada orang lain yang ingin mencoba untuk mengakses akun WhatsApp kalian tidak akan bisa sebab mereka akan membutuhkan sebuah kode verifikasi yang dikirim ke nomor hp yang telah kalian daftarkan.

WhatsApp Hadirkan Fitur Boomerang Untuk Menarik Pengguna SosMed

WhatsApp Hadirkan Fitur Boomerang Untuk Menarik Pengguna SosMed

WhatsApp Hadirkan Fitur Boomerang Untuk Menarik Pengguna SosMed

 

Kliktekno – Sudah tak asing lagi bahwasannya platform pesan instant WhatsApp kini menjadi aplikasi pesan singkat terpopuler di Dunia. Layanan ini memang mudah untuk digunakan dan memiliki standar keamanan yang cukup baik hingga kaya akan fitur-fitur menarik.

Belum lama ini juga ada informasi yang mengungkap jika platform ini akan kedatangan ssalah satu fitur yang sudah populer sebelumnya di Instagram, yakni Boomerang. Dimana melalui fitur ini pengguna daoat berkreasi secara lebih menarik melalui tingkah-tingkah lucu, konyol, elegan dan lainnya.

Informasi akan kehadiran fitur Boomerang di WhatsApp ini dibocorkan oleh WABetaInfo dimana leakster satu ini mengaku menemukan fitur tersebut dalam versi awalnya. Selain itu, juga diketahui bahwa fitur tersebut akan diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat.

Kini fitur Boomerang di aplikasi WhatsApp sudah memasuki tahap uji coba, sehingga dengan fitur tersebut pengguna dapat membuat video dan mengubahnya menjadi format GIF. Namun bentuk dari Boomerang ini akan sedikit berbeda, karena Boomerang memainkan klip pendekb dalam format rekaman untuk maju mundur dalam satu video dengan cepat sedangkan GIF terkenal banget dengan bolak-baliknya.

WABetaInfo memberikan keterangan “Opsi ini akan tersedia di Video Type, yang akan mengubah video biasa berdurasi kurang dari tujuh detik menjadi format Boomerang. Video ini bisa untuk dikirim ke kontak pengguna atau dijadikan pembaruan status”.

Perlu diketahui jika WhatsApp dan Instagram sendiri memiliki induk perusahaan yang sama, yakni Facebook. Jejaring sosial media Instagram sendiri pun telah memperkenalkan fitur Boomerang ini sudah sejak tahun 2015 silam dan hingga kini banyak sekali peminatnya sehingga sang raksasa sosmed WhatsApp pun ingin ikut menghadirkan fitur tersebut.

Hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal pasti terkait perilisan fitur Boomerang di platform WhatsApp. Namun jika memang dalam tahap pengujiannya tidak ditemukan kendala apapun, maka pengguna bisa menikmati fitur Boomerang di WhatsApp ini pastinya dalam waktu dekat.

Apple Batasi Fitur Panggilan Internet Aplikasi WhatsApp Messenger

Apple Batasi Fitur Panggilan Internet Aplikasi WhatsApp Messenger

Apple Batasi Fitur Panggilan Internet Aplikasi WhatsApp Messenger

Kliktekno – Apple melakukan perubahan sistem operasi selulernya yang akan membatasi fitur dari aplikasi Messenger dan WhatsApp milik Facebook atas penggunaan penggilan suara melalui internet.

Fitur panggilan di aplikasi berjalan di latar belakang meskipun tidak sedang digunakan yang berarti aplikasi tersebut dapat menghubungkan panggilan lebih cepat meskipun sedang menjalankan perintah lain seperti pengoleksian data.

Tulisan tersebut mengatakan Apple akan membatasi akses latar belakang ke aplikasi saat pengguna melakukan berbagai panggilan internet.

Baik Apple maupun Facebook tidak segera menjawab ketika dimintai komentar melalui Reuters.

Kini Google Assistant Bisa Membaca Dan Membalas Pesan WhatsApp

Kini Google Assistant Bisa Membaca Dan Membalas Pesan WhatsApp

Kini Google Assistant Bisa Membaca Dan Membalas Pesan WhatsApp

Kliktekno – Google Asisten sekarang dapat membaca dan membalas WhatsApp, Telegram dan Slack.

Seperti yang telah dilaporkan melalui Engadget bahwa kemampuan kecerdasan buatan (AI) Google ini baru saja ditemukan. Kemampuan Google Asistant awalnya sudah dapat membaca pesan singkat mesipun terbatas hanya untuk SMS saja.

Untuk dapat mencoba fitur ini, pengguna bisa memulai dengan perintah “baca pesan saya”. Setelah asisten diizinkan untuk membaca pesan, pertama-tama akan muncul pesan terbaru di layar dan mulai membacanya.

Kemudian Google Asisstant memungkinkan pengguna mengirim balasan dan pemberitahuan untuk pesan tertentu itu hilang. Proses ini berlangsung untuk seluruh pesan tersimpan yang ada di baris pemberitahuan.

Setelah diizinkan, Google Assistant kemudian akan dapat membacakan seluruh pesan WhatsApp yang muncuk di notifikasi dengan suara. Apabila terdeteksi ditulis dalam bahasa Indonesia, pesan pun akan dibacakan dalam bahasa Indonesia.

Sebaliknya jika pesan tersebut dianggap bukan menggunakan bahasa Indonesia atau menggunakan kata-kata yang tidak baru, maka Google Assistant akan membacakannya dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Perlu ditambahkan bahwa yang bisa dibaca oleh Google Assistant ini hanyalah pesan yang baru didapat dan muncul di notifikasi ponsel Anda serta belum dibaca oleh pengguna.

Google Assistant juga tidak bisa membaca pesan WhatsApp yang berisi gambar, serta file audio atau video.

Menurut beberapa sumber informasi mengatakan bahwa fitur ini dibatasi hanya untuk konsumen Amerika Serikat saja. Pasalnya, ketika fitur ini digunakan pada smartphone di India, ternyata kemampuan itu tak berfungsi dan tentunya, fitur Google AI itu juga belum berlaku di Indonesia.

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kabarnya Facebook Akan Ukir Namanya di WhatsApp dan Instagram

Kliktekno – Tampaknya banyak orang yang menyukai layanan WhatsApp dan Instagram, namun di sisi lain banyak yang membenci Facebook. Meskipun banyak yang tidak tahu kalau ada dua layanan tersebut adalah milik Facebook.

Tak heran bila raksasa media sosial tersebut ingin memperjelas statusnya sebagai pemilik dari dua layanan populer tersebut yakni dengan cara menorehkan namanya di dalam aplikasi.

Dilansir melalui The Information (2/8) bahwa Facebook ingin mem-branding ulang dua layanannya dengan mengukir namanya di kedua layanan media sosial miliknya tersebut. Dalam waktu dekat, pengguna Whatsapp akn melihat tulisan “WhatsApp From Facebook” dan “Instagram From Facebook” di masing-masing aplikasinya.

Dengan demikian, gerombolan pembenci Facebook akan mengetahui bahwa dua layanan yang mereka gemari terbut juga milik Facebook.

Selain membranding ulang, tidak diketahui apakah layanan ketiganya juga akan disamakan (selain Story). Contohnya fitur Boomerang yang mungkin akan muncuk di aplikasi WhatsApp dengan kredit “Boomerang From Instagram From Facebook”.

Tampaknya kini gerakan membenci WhatsApp sudah terlalu masifa dan dianggap dapat membahayakan pendapatan perushaan sehingga pihaknya perlu untuk mengambil langkah norak seperti di atas.

Kini yang menjadi pertanyaanm ketika pembenci Facebook yang baru mengetahui bawha WhatsApp dan Instagram merupakan bagian dari Facebook, maka apa yantg diharapkan dari “awareness” tersebut?

Jika Facebook berharap mereka akan berhenti untuk membenci dirinya, sepertinya Favebook sedang pura-pura tidak mengetahui alasan orang yang membencinya namunm kabarnya ada petunjuk bahwa “jual beli data”.

Jadi sebaiknya Facebook berfokus pada peningkatan keamana data pengguna daripada branding ulang layanan miliknya.