KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Twitter Akuisisi Startup Pelacak Konten Hoaks

Twitter Akuisisi Startup Untuk Pelacak Konten-konten Hoaks

Twitter Akuisisi Startup Untuk Pelacak Konten-konten Hoaks

KLikTekno- Twitter  menjadi salah satu media social yang mengklaim serius memberangus konten haoks di platfom mereka. Komitmen itu tergambar dari langkah mereka mengakuisisi startup Fabula AI mengembangkan teknologi untuk mendeteksi hoaks.

Fabula AI diketahui sebagai perusahaan yang fokus mengembangkan teknologi deep learning. Teknologi tersebut dapat mendeteksi konten hoaks dengan melihat pola penyebaran berita palsu dan berita asli.

Namun Twitter tidak mengungkap berapa uang yang mereka gelontorkan untuk mencaplok startup asal Inggris ini. Twitter hanya mengatakan bahwa tim peneliti dari Fabula AI akan bekerjasama dengan grup riset internla yang dipimpin oleh Head of ML/AI Engineering Twitter, Sandeep Pandey.

Banyak memperkirakan, akuisisi ini adalah langkah Twitter untuk mempersiapkan platform mereka dari gempuran hoaks menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2020 mendatang.

Twitter Akuisisi Startup Untuk Pelacak Konten-konten Hoaks

Menurut Twitter, Fabula AI memiliki tim peneliti machine learning (ML) yang menggunakan graph deep learning untuk mendeteksi manipulasi jaringan.

“Hasilnya adalah kemampuan untuk menganalisis dataset yang sangat besar dan rumit untuk mendeskripsikan hubungan dan interaksi, dan mampu menghasilkan sinyal dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh machine learning tradisional,” kata CTO Twitter, Parag Agrawal, yang dikutip Telset.id dari CNET, Rabu (5/6/2019).

Selain itu, Fabula AI juga mengembangkan teknologi yang mereka sebut sebagai Geometric Deep Learning. Teknologi ini diklaim sangat canggih, karena memiliki tingkat keakurasian dalam mendeteksi konten hoax mencapai 93%. Agrawal mengungkapkan, teknologi Fabula AI akan membantu Twitter untuk meningkatkan kualitas percakapan dan membuat pengguna merasa aman. Sistem yang dikembangkan mereka nantinya dapat diperluas untuk mengatasi peredaran spam dan bentuk penyalahgunaan lainnya. [HBS]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *