KACAPOKER | POKER TERPERCAYA | DOMINOQQ | POKER ONLINE INDONESIA   POKER365 | JUDI POKER ONLINE, POKER88, BANDAR CEME ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   DAFTAR AGEN TOGEL TOTO 4D TERPERCAYA, PREDIKSI TOGEL ONLINE   Q11BET | AGEN LIVE CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   ROYAL188BET | AGEN JUDI CASINO TERPERCAYA, MESIN SLOT JACKPOT TERBESAR   GO88BET | AGEN JUDI BOLA 88 TERPERCAYA, SITUS CASINO ONLINE TERBESAR  

Waspada Malware Berbahaya Yang Bersembunyi di WhatsApp

Waspada Malware Berbahaya Yang Bersembunyi di WhatsApp

Waspada Malware Berbahaya Yang Bersembunyi di WhatsApp

Kliktekno – Malware kembali membuat resah pengguna Android. Tepatnya sekitar 25 juta smartphone terserang oleh Malware tersebut. Hal ini dikarenakan malware tersebut telah bersembunyi pada aplikasi instant WhatsApp.

Menurut laporan Neowin, malware yang bersembunyi di WhatsApp ini bernama Agent Smith. Dalam menjalankan aksinya, malware ini menggunakan celah kemanan yang ada di dalam sistem operasi Android.

Namun mengapa malware tersebut tidak bisa terdeteksi??

Hal ini dikarenakan malware ini mampu menyembunyikan ikonnya senduru dan menyamarkan diri sebagai aplikasi yang populer saat ini.

Peneliti keamanan menyebutkan jika malware yang bersembunyi di WhatsApp ini beraksi pada saat pengguna mengetuk ikon dari malware tersebut dan saat itu pula ia menampilkan versi palsu kepada para pengguna.

Malware berbahaya ini dapat menyebar melalui toko aplikasi pihak ketiga seperti 9apps milik Alibaba, bukan resmi melalui Google Play Store. Pada umumnya, serangan dari malware tersebut menargetkan sejumlah pengguna Android yang ada di negara berkembang.

Sebanyak 15 juta pengguna Android telah terinfeksi malware yang bersebunyi di aplikasi WhatsApp tersebut. Ada juga korbannya yang berasal dari negara lain, seperti di Amerika Serikat sebanyak 300 ribu ponsel Android sementara di Inggris terdapat 137 ribu.

Diklaim, ini menjadi serangan malware paling parah yang menargetkan OS Android. Pihak Check Point menyebutkan, jika cukup mengagetkan melihat fakta jika ada ratusan ribu orang terinfeksi malware yang sembunyi di WhatsApp pada negara berkembang seperti AS dan Inggris.

Saat ini malware tersebut hanya menampilkan iklan saja ke korban, namun Check Point menilai jika dalang dari malware tersebut bisa melakukan tindakan yang lebih berbahaya. Oleh karena itu dihimbau agar pengguna Android segera memperbarui sistem operasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *